Pages

Senin, 09 Februari 2015

Titip Rindu

Ayah.. Apa kabarmu disana?
Ayah, apakah engkau tau anakmu sudah sebesar ini?
Ayah, aku rindu..


Ayah..
Lelaki hebat yang kurindukan..
Mungkin lebih dari separuh hidupku kau telah pergi..
Pergi ke sebuah tempat, yang ku yakini engkau pasti bahagia disana..
Aku punya beberapa memori yang melekat tentangmu untuk teman ketika rindu, tapi ku tau itu terlalu sedikit..
Karena di saat kita berpisah, aku masih  mengingat semua memori yang pernah kita lewati..
Yang ku tau,
Engkau adalah lelaki hebat yang sabar, tak kenal letih untuk berusaha..
Engkau tetap berusaha menjadi pemimpin keluarga yang baik, di kala engkau sedang merasakan kesulitan bernafas..
Engkau, lelaki jujur, dan seperti kata ibu, tak mungkin ada lagi di dunia seperti mu..
Ayah, apakah engkau tahu?
Aku seringkali menitikkan airmata di saat melihat teman-teman datang bersama ayah mereka, tertawa bahagia, menggelayut manja dengan lelaki paling berharga dalam hidup mereka..
Aku seringkali menangis deras jika membaca cerita apapun yang berhubungan dengan seorang ayah..
Aku seringkali merindukan seorang sosok ayah yang melindungi ku ketika ada orang lain yang menyakitiku...
 Aku seringkali menginginkan, aku bisa memelukmu, duduk santai bersamamu di sebuah tempat yang indah..
Ayah, lelaki hebat, sabar dan kuat..
Aku rindu padamu..
Kutitipkan doa di tiap tetesan tangis rindu kepadamu..
Ayah, aku pasti bisa..
Aku pasti bisa membuatmu bangga dan tersenyum melihatku dari sana..
Aku yakin aku pasti bisa..
Ini hadiah untukmu, Ayah..
Love you as always,

Jumat, 20 Juni 2014

Ayah!!!



Rindu Rintikan Hujan (Ayah) 

Aku duduk di balkon depan pintu kamar. Tertawa geli meihat anak-anak kecil yang kakinya tak beralas. Berlari, berkejaran, saling melempar air. 

Tak hanya air, lumpur pun ikut mereka lempar. Hingga satu diantara mereka menangis, lalu saling menyalahkan.

Langit memerah. Adzan Maghrib berkumandang. Persatu mereka pun menghilang.

Aku mengalihkan pandang dari senja. Gelas berisi teh sudah kehilangan kepulan asapnya. Tapi ujung jariku masih bisa merasakan hangatnya. Hangat itu menyusup hingga jantungku. 


Aku teringat masa kecilku. 

Saat hujan menjelang Magrib seperti sekarang ini, Ayahku selalu menjemput dengan payung ketika aku mengaji di Masjid.

Aku juga pernah pulang dengan menangis. Telingaku dijewer Ayah karena bermain sampai Maghrib dan tidak pergi mengaji.

Langit memerah. Adzan Maghrib berkumandang. Mataku memanas. Sesak di dadaku mengganas.

Ayah..

Aku Rindu!

Senin, 17 Februari 2014

Nggak Tau Judulnya..

Sepertina aku menyesali kenapa  waktu dijakarta   kita gak jadi ketemu, aku sangat menyesalll...
sekarang kamu sudah pergi jauh disana, kamu slalu psen " Bund jangan lupa makan" :'(

Detiknya menghampiri
Tanpa pertanda yang menanti
Bila tiba saatnya nanti
Siapa yang dapat melarikan diri??

Terdengar Hp berbunyi, ternyata itu telp dari teman pada jam 18.30 WIB mlm ,  ya Tuhannn kenapa secepat ini, aku belum sempat ktmu lagi. Aku masih gak percaya, sewaktu dijakarta gak bisa ketmu sama kamu, pdahal kamu pengen banget ktmu, belum ada satu minggu kamu telp aku bilang " Bund maafin aku ya, jangan marah lagi aku" , kita becandaan lewat telp, kamu nyuruh aku kerja di Jakarta, kamu bilang main sama aku kalau dijakarta mau muter2...kamu pengen ngenalin pacarmu ke aku...
Tapi sekarang kamu pulang untuk selama-lamanya, aku pengen berteriak tapi aku harus iklas melepasmu....
mungkin Rencana Tuhan lebih indah, nyman sewaktu kamu dsana....
sudah terwujud,, impianmu pengen ketemu Bapakmu yah...
selamat jalan jalan semoga kamu ditempatkan disisiNya Amin ya Rabbal alamin...


 Kenangan ini tak kan pernah ku lupa, bajumu da gak muat masih tetap kamu pake cma gara2 mau nunjukkin persahabatan kita .... 

Hengky Tri Prastawa :*

Selasa, 21 Januari 2014

Senin, 23 September 2013

Perempuan

Ketika Allah meciptakan PEREMPUAN , Dia lembur  pada hari keenam,
Malaikat datang dan bertanya, " Mengapa begitu lama, Ya Allah??"
Allah Menjawab: "Sudahkah engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"


" Dua tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan, mampu menjaga banyak anak  saat yang bersamaan. punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan.. dan semua dilakukannya cukup dengan dengan dua tangan ini"

Malaikat Takjub/

"Hanya dengan dua tangan?? Imposimble !!
dan Itu Model Standart?!
"Sudahlah Allah, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakanya."
Oh Tidak, SAYA akan menyelesaikann,ciptakan ini karena ini adalah ciptaan favorit saya.
"O... Yaah. Dia juga akan mampu menyembuhkan drinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari"
Malaikat mendekat dan mengamti bentuk PEREMPUAN-ciptaan Allah itu

"Tapi Engkau Membuatnya begitu lembut Ya Allah?"
"yah SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa".
"Dia bisa berpikir?" tanya Malaikat

Allah menjawab:" Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegoisasi."
Ya Allah, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! seolah terlalu banyak beban baginya.
"Itu bukan lelah atau rapuh... itu air mata.
"Untuk apa?' tanya Malaikat
Allah menlanjutkan:
"Air mata adalah salah satu cara dia mengekpresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, keseian, penderitaan dan kebanggan."
"Luar biasa, EGKAU jenius Ya Allah" kata Malaikat
"ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, PEREMPUANciptaanMU ini sungguh menakjubkan!"
PEREMPUAN ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangissaat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorbandemi orang yang dcintainya. mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik. Dia meerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
"Cinta Tanpa Syarat.

Dia menangis saat melihat anaknya pemenang. Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa. Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.

Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup. Dia tahu bahwa sebiuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.




Kamis, 25 Juli 2013

ARTI TANGIS AIR MATA WANITA

Tangisan wanita itu bukan kelemahan, Ia hanya tak bisa membohongi dirinya sendiri lama-lama, itu karena hati wanita lebih penyayang walau tak semua, tapi pada kenyataannya memang ada yang sebagian mengungkapkan kebahagiaan lewat harunya air mata.

Kesedihannya itu hanya datang ketika Ia merasa telah mengecewakan orang-orang yang paling Ia sayangi, entah sahabat, kerabat, anak, suami. Ia tak lagi bahagia dengan apapun kecuali kebahagiaan orang-orang yang Ia sayangi.

Jangan main-main dengan tangisan wanita, Ibu.. Istri.. Anak perempuan.. apalagi menganggapnya remeh. Sebab setiap tetesannya mengandung banyak arti yang tersembunyi.

Seberat apapun masalahnya, Ia mencoba untuk menangis di hadapan sang Tuhan. Apabila Ia datang kepadamu, itu bukan kelemahan, sekali lagi! itu bukan kelemahan! Ia hanya butuh sandaran untuk merebahkah lelah sejenak di dekapan tiap makhluk yang mampu mengirimkan energi yang lebih baik.

Bukankah Allah ada di setiap hati makhluknya yang penyayang?? Itulah mengapa, wanita hanya membutuhkan sandaran bukan sebagai tanda kelemahan.

Wanita dan air mata laksana Mutiara Halus yang tak semua tangan mampu menggenggamnya.

"Setiap wanita di takdirkan dengan urusannya masing-masing. Ada yang masalah berat, ringan, kecil, biasa-biasa saja. Namun, bagi wanita yang penyayang, semua itu menjadi kenikmatan tersendiri. Karna apa? mereka yakin, apapun itu adalah bentuk cinta dariNya, HIDUP itu tidak slalu berjalan mulus dan wanita penyayang akan menyadari bahwa janji Allah itu benar adanya. Wanita dan air matanya ibarat Mutiara Halus yang akan menemukan wadahnya, yaitu bahagia dalam JannahNya"

Rabu, 24 Juli 2013

Aku Baik-baik Saja

Pernah nggak kamu merasa sendirian, padahal kamu tau kalau disekitar kamu itu nggak sepi?! Saat kamu punya angan-angan, mimpi, harapan, dan kamu tau itu nggak bisa lagi kamu lakuin. Rasanya kayak kamu jatuh disitu, padahal kamu belum pernah ngejalanin apapun. Saat sesuatu yang bahkan belum pernah kamu sentuh, tapi udah harus hilang. Saat kamu baru sadar kalau itu bener-bener Cuma mimpi aja. Saat kamu tiba-tiba nangis, sedih, kecewa, karna satu hal yang bahkan nggak pantes kamu dapetin. Saat kamu pura-pura ketawa. Saat kamu harus bilang kamu baik-baik aja.
Buat sebagian orang, kalau kamu ingin sesuatu maka kamu harus pergi mengejarnya dan nggak ada satu hal pun yang bisa berhentiin keinginan itu selain diri kamu sendiri. Tapi nggak, kamu pasti juga akan berhenti kalau hal yang kamu mau itu pun menjauh dari kamu. Berarti tuhan belum mengijinkan kamu untuk mendapatkannya, atau memang kamu nggak akan pernah.
Saat kamu jatuh, jangan pernah berfikir untuk berubah dan mencari mimpi yang lain lagi. Karna setiap kamu bermimpi kamu pasti akan jatuh lagi. Nggak ada kesuksesan yang di raih dengan gampang, nggak ada juga kebahagiaan saat kamu nggak pernah ngerasain sakit dulu. Tetap pegang mimpi kamu itu, jangan pernah lari dan melampiaskan kesesuatu yang hanya sesaat kamu butuhin.
Jangan pernah terlalu sayang dan berharap sama orang lain, karna disaat yang bersamaan kamu akan banyak bermimpi, dan saat kamu tau mimpi itu nggak akan mungkin jadi real akhirnya kamu akan lebih down!
Jalanin aja apa yang ada dihadapan kamu dengan semaksimal mungkin, tapi jangan terus berharap pada hasil yang menyenangkan, karna mungkin aja hal yang kamu jalanin itu nggak berakhir dengan sesuatu yang manis.
Tapi kamu harus tetap bisa ketawa, tunjukin ke orang lain kalau kamu bisa terus jalan ke hal yang lebih besar lagi. Jangan berhenti dan terlihat lemah saat kamu jatuh, karna saat orang lain melihat kamu tersenyum, maka mereka nggak pernah tau kalau ada hal kecil yang pernah membuat kamu sedih